Tur de Batam 2: Ex Camp Pengungsi Vietnam Pulau Galang


Jalan-jalan....jauh berjalan banyak yang dilihat..banyak dilihat berarti bisa banyak pengalaman dan luas wawasan


Dikirim oleh
Taufik
Pada
1:24 PM
0
comments
Barelang, atau Batam Rempang Galang, merupakan pengembangan Batam sebagai kawasan industri. Barelang merupakan singkatan nama tiga pulau yang mempunyai ukuran yang lumayan besar. Dengan adanya jembatan Barelang, kawasan Batam membesar lebih dari tiga kali lipat. Ada 6 jembatan berturut-turut untuk mengubungkan pulau-pulau itu. Untuk lebih jelas soal Batam dan jembatannya silahkan googling aja, pasti banyak informasinya.
Jembatan ini memang unik untuk ukuran Indonesia, karena dibuat untuk menghubungkan pulau-pulau, bukan sungai seperti jembatan lain di Indonesia. Selain itu jembatan ini terlihat sangat gagah dan kokoh sehingga menjadi ciri khas kota Batam. Ramai turis maupun orang lokal yang sengaja menyinggahi jembatan yang jauhnya hampir sejaman dari pusat kota Batam ini untuk rekreasi.
Berdiri di atas jembatan ini sungguh suatu pengalaman yang tak terlupakan. Kadang terpikir, hebat juga karya anak bangsa kita ini ya, bisa membuat jembatan gantung raksasa. Membuat kita merasa bangga dengan bangsa kita. Ternyata ada juga jembatan megah begini di Indonesia, he he he.
Tapi ada cerita lucu sekaligus mengenaskan dari teman-teman ku di Batam tentang jembatan ini. Mereka ceritakan ini tatkala melihat pasangan sejoli tengah memadu kasih di atas jembatan. Katanya " pas sedang pacaran mainnya di bawah jembatan, pas udah hamil maennya di atas jembatan, terus ntar maen-maen di pinggiran jembatan pura-pura bercanda, eh taunya pacarnya ditolak terjun ke laut. Setelah itu pura-pura nangis dan sedih meraung-raung pacarnya mati, padahal sengaja karena tak mau tanggung jawab". Loh kok begitu? Ternyata kejadian ini pernah terjadi dan menghebohkan warga Batam. Untungnya polisi bisa menangkap pelakunya, yaitu pacar yang tidak bertanggung jawab tadi. Ada-ada aja ulah manusia.
Begitulah sekilas pengalaman di atas jembatan Barelang.... Kalo mampir ke Batam, jangan lupa kesana. Kalo gak ada kendaraan, ajak aja sopir taksi. Pasti mereka tau dan senang hati mengantar. Untuk mengisi perut, di sekitar jembatan banyak warung menjual jagung bakar dan minuman ringan. Lumayan untuk isi perut. Namun hati-hati, jembatan ini cukup tinggi. Jangan sampai ceroboh dan jatuh, karena sudah pasti tidak ada second chance untuk urusan ini.
Jembatan Barelang 2 dengan latar belakang jembatan 1.
Dikirim oleh
Taufik
Pada
12:56 PM
2
comments

Dikirim oleh
Taufik
Pada
12:47 PM
0
comments


Dikirim oleh
Taufik
Pada
11:04 AM
4
comments
Hari ini tepatnya tanggal 26 Desember 2007, tepat tiga tahun setelah terjadinya tsunami di Nanggroe Aceh Darussalam. Di ulang tahun ketiga ini, patut kita melihat kembali ke belakang apa apa yang telah terjadi dan pembelajaran apa yang telah kita dapat selama ini. Sesungguhnya, apa yang telah dilakukan banyak orang dalam rangka memperbaiki kondisi Aceh seperti sedia kala, dan bahkan lebih baik lagi semuanya adalah proses belajar yang sangat mahal harganya. Tidak ada satu formula pun yang bisa tepat untuk diinjeksikan kepada NAD dan menghasilkan kesembuhan yang cepat. Obat yang telah disuntikkan selama ini telah menuai hasil kesembuhan, walaupun tentunya tidak sempurna seperti yang semua orang harapkan.
Kritik terhadap pola pembangunan rehabilitasi dan rekonstruksi selalu bergema dimana-mana. Cepat selesaikan pembangunan dengan baik dan berkualitas dan ratakan hasilnya kepada semua orang yang berhak menerimanya, itu adalah teriakan standar para demonstran dan para kritikus tsunami. Seolah apa yang telah ada sekarang ini tidaklah berarti apa-apa dan belum ada apa-apanya. Seolah mereka tidak turut didalamnya, seolah mereka tidak terlibat dalam carut marutnya.
Membangun tentunya tidak mudah. Uang tidak menjadi jaminan bahwa semua akan berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Proyek ini adalah proyek raksasa dunia yang tidak ada yang menandingi saat sekarang ini. Tidak ada satupihakpun yang paling bertanggung jawab melainkan semua orang yang cinta terhadap Aceh bertanggung jawab untuk kesuksesannya.
Dikirim oleh
Taufik
Pada
10:48 AM
1 comments
Katagori Renungan