Showing posts with label Transporter. Show all posts
Showing posts with label Transporter. Show all posts

Tuesday, November 18, 2008

Sejenak Singgah di Negeri Kincir Angin

"Fik, kau udah pernah ke Belanda?" tanya temanku. Segera dengan cepat kujawab "Ya udah la....masa sih ke Belanda aja belum. Percuma juga kita pernah jadi koloni mereka 350 tahun" jawabku dengan "sombong mode on". "Wah hebat tuh, emang berapa lama dan kemana aja selama di Belanda?" tanyanya lagi. Dengan masem-masem kujawab "Hmm cuma dua jam aja tuh dan cuma keliling-keliling ruang tunggu bandara Schiphol di Amsterdam". "Huh dasar, kalau transit bilang aja, jangan sok gitu" bengis temanku sambil berlalu. Akupun cuma masem-masem aja. Aku kan tidak bohong yang penting kan udah pernah...he he he. Ini buktinya.....


1. Ngopi pagi hari di bandara internasional Schiphol, Amsterdam.














2. Di depan Museum Rijks, masih di Schiphol juga. Keren ya, di bandara ada museumnya. Emang di Cengkareng, cuma calo dan rotiboy yang ada.
3. Menikmati VIncent Van Gogh. Kebetulan lagi ada pemajangan karya-karya sang maestro. Lihat aja, mumpung gratis...

Friday, June 8, 2007

Virus Modif Yamaha Scorpio Z

Ini bukan virus modif terbaru yang menyerang para penunggang Yamaha Scorpio Z, tapi ini adalah murni karena tekanan ekonomi yang memang menyerang hampir seluruh bangsa kita ini. Ya ya ya...tekanan ekonomi sehingga menuntut orang ini untuk merubah Scorpio Z yang merupakan tunggangan harian menjadi tunggangan untuk cari makan.



Ubahan yang cukup ekstrem ini dilakukan dengan membuat kabin tambahan yang menyambung langsung ke down tube. Dengan penambahan satu roda lagi di samping membuat kendaraan ini semakin stabil jika dipacu. Apalagi dengan kapasitas mesin 225 CC membuat bobot kabin tambahan ini jadi tidak berarti banyak. Tanjakan tinggi bisa dengan gampang didaki dan tentu saja bisa lebih cepat mengantar penumpang dengan tujuan jauh. Itu berarti fulus semakin mulus masuk ke dalam saku pemilik Becak Scorpio Z ini.

Thursday, June 7, 2007

Hmm Enaknya bisa merasakan berbagai pesawat

Bekerja di Aceh setelah tsunami mendatangkan berbagai pengalaman baru. Salah satunya adalah pengalaman mencoba berbagai jenis kendaraan angkutan udara. Bisa merasakan heli dan pesawat kecil. Bisa juga menikmati kegilaan para pilotnya yang rata-rata berbangsa non Indonesia yang dengan tenang mengemudikan pesawat dengan manuver-manuver yang cukup mendebarkan. Mendarat di lapangan rumput dan bandara tanah, mendarat di bandara yang retak-retak. Hmm sungguh pengalaman yang mengasyikkan dan tak terlupakan. Dan satu lagi semua dicoba dengan Gratisssss alias tidak pake bayar. Gimana enak bukan?


Ini Helicopter gede punya UN dengan kapasitas 20 an penumpang. Sepertinya heli Mi-6 buatan Rusia.



Ini pesawat keren Beechcraft berbaling-baling. Sangat cepat seperti pesawat jet. Kurang dari 1/2 jam dari Banda Aceh ke Meulaboh.


Kalo ini heli kecil. Gak tau jenis apa tuh. Dipakai waktu masa emergency paska tsunami.

Ini kalo gak salah GA 8 Airvan. Dioperasikan oleh MAF, mission air fellowship. Bisa mendarat di landasan tanah seperti di Calang. Ada satu lagi punya mereka yaitu Cessna Caravan, lebih besar dari yang ini. Kalo ini cuma 8 orang kapasitasnya sedang Cesna bisa 12 orang.